Analisis

Jangan Biarkan Petani Lemah dan Bertarung Sendiri

Sejarah reforma agraria yang berimpitan dengan sejarah kekerasan di perdesaan.

Melawan Melalui Humor

“Ngapain kita serius melawan Soeharto, wong Soeharto mimpin negara juga nggak serius.”

Terjemah yang Membatalkan Mukjizat

Senarai tiga abad penerjemahan Alquran di Nusantara hingga berujung pada Al Qur’an dan Terjemahnya. Ada pengaruh Ahmadiyah, tapi kemudian memudar seiring tekanan politik.

Islam Banjar, Islam Nusantara

Proyek intelektual ulama Nusantara perlu diangkat untuk menyambung kembali rantai intelektualitas umat Islam di Indonesia agar bisa berkontribusi untuk dunia.

Membaca Kitab Kuning

Model pembacaan teks keagamaan dalam kultur pesantren memungkinkan pemaknaan (atas teks) lebih cair dan bertaut dalam konteks masyarakat tempatnya berpijak.

Memberedel Pers dari Masa ke Masa

SURATKABAR berukuran selembar kertas folio, dengan kedua halaman memuat masing-masing dua kolom, ternyata pernah menjadi ancaman yang ditakuti Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) atau kongsi dagang Hindia Belanda. Dewan direktur VOC menulis surat kepada Gubernur Jenderal di Batavia agar segera melarang penerbitan Bataviase Nouvelles, nama suratkabar tersebut, dengan alasan, “telah menemukan akibat-akibat yang membahayakan di negeri ini dalam hal mencetak dan menerbitkan suratkabar di Batavia.”

100 Hari Jokowi di Mata Media

Bagaimana media online memotret kebijakan-kebijakan Jokowi di periode awal pemerintahannya? Tulisan ini mencoba menjawab pertanyaan tersebut dengan melakukan analisis isi media online mengenai pemberitaan seputar kebijakan-kebijakan Jokowi dalam 100 hari pertama pemerintahan baru.

Suara Pers, Suara Siapa?

Adakah pers yang netral dan nonpartisan? Tulisan berikut mencoba menjawab pertanyaan tersebut dengan mengelaborasi bahwa gagasan pers yang netral dan nonpartisan bisa jadi hanya merupakan mitos. Dan dari sisi historis di Indonesia, pers senantiasa berada dalam posisi untuk menunjukkan keberpihakan secara tegas baik atas dasar kesadaran kebangsaan, afiliasi partai politik, represi negara, maupun tekanan pemiliknya.

Media, Tembakau, dan Pertarungan Wacana

Siapa yang dapat memungkiri bahwa media adalah wadah yang sangat efektif dalam membentuk opini publik? Dalam isu pertembakauan, media memiliki peran yang sangat signifikan dalam pertarungan wacana antara kelompok yang pro dan antitembakau. Ironisnya dalam memberitakan isu tersebut, media kerap bersikap tidak berimbang. Padahal, tanpa landasan independensi dan keberimbangan, media hanya akan menjadi alat propaganda bagi kepentingan tertentu.

Media sebagai Aktor Politik

Jurnalisme politik yang partisan seperti di era dekade 50-an terulang kembali di Indonesia tahun-tahun belakangan. Yang menggelisahkan, sikap partisan media kepada pemiliknya sendiri dilakukan dengan vulgar dan tidak tahu malu. Masyarakat, sekali lagi, diombang-ambingkan oleh berita-berita partisan yang berpihak dan kerap mengabarkan informasi yang tidak jelas. Tulisan ini mengelaborasi kondisi jurnalisme politik di Indonesia saat ini dengan mengambil contoh dalam pemilihan umum 2014.

Naskah Terkini

Maha Pembentuk Rupa

Seorang dosen seni di Yogyakarta memilih tidak lagi menggambar figur makhluk bernyawa karena keyakinan politik agamanya.
Imajinasi Poso © Gery Paulandhika

Imajinasi Poso