Diskusi Pindai: Jurnalisme (dan) data di era digital

 

acara-jmr-pindai

Undangan Diskusi

PINDAI terlibat dalam satu diskusi di acara Jagongan Media Rakyat 2016. Kami mengajak Beritagar, Fandom, Remotivi untuk berbagi pengetahuan tentang tema jurnalisme (dan) data di era digital. Diskusi ini gratis dan terbuka untuk umum.

Diskusi akan mengelaborasi tentang apa itu jurnalisme data. Apakah di tengah kecenderungan media di Indonesia mempraktikkan talking news, jurnalisme data memiliki masa depan? Bagaimana peran jurnalisme dan warga di era digital untuk tetap relevan? Diskusi akan melihat sejumlah kemungkinan mengenai jurnalisme data di Indonesia.

Sila datang ke diskusi kami pada:

 

Sabtu, 23 Maret 2016

Pukul: 15.00 – 18.00

Tempat: Ruang Radio, Jogja National Museum (http://jogjanationalmuseum.com/)

Jl. Prof. Ki Amri Yahya No. 1,Gampingan, Wirobrajan, Yogyakarta (Peta: http://bit.ly/1rgbly8)

Narasumber

  1. Muammar Fikrie (beritagar.id)
  2. Sirajudin Hasbi (fandom.id)
  3. Wisnu Prasetya Utomo (remotivi.or.id)

Moderator

Fahri Salam (Pindai.org)

 

Muammar Fikrie, editor Beritagar, akan memberikan konteks perilaku pengguna media sosial, pengalamannya dengan model kurasi berita, dan bagaimana kaitan kurasi itu dengan pelbagai data yang coba ditampilkan Beritagar lewat infografik dan lain sebagainya, dan bagaimana respons pembaca.

Sirajudin Hasbi, pemimpin redaksi Fandom, akan bicara pengalamannya mengolah data dalam tulisan-tulisan sepakbola, olahraga paling digemari di Indonesia. Konten sepakbola termasuk salah satu yang paling ramai dalam iklim media online di sini, melahirkan sejumlah situsweb khusus tentangnya. Bagaimana perkembangan penulisan sepakbola diiringi pula lewat pendekatan data dengan teknologi ataupun statistik, tak melulu menyajikan penulisan dari sudut pandang filsafat, politik, atau antropologi, yang sudah lebih dulu berkembang?

Wisnu Prasetya Utomo, peneliti Remotivi, akan mencoba bandingkan beberapa media yang mengklaim memakai jurnalisme data di Indonesia, yang kebanyakan berpusat di Jakarta. Wisnu akan menganalisis beberapa konten dari beragam contoh media ini dan membuat analisisnya.

 

DISKUSI ini bagian dari acara empat hari JMR 2016 (21-24 April), gelaran dua tahunan sejak 2010 yang diinisiasi oleh COMBINE Resource Institution, satu organisasi nirlaba dari Yogyakarta yang berfokus pada peran-peran komunitas dalam relasi informasi dan pengetahuan.

Tahun ini JMR menghadirkan 25 pembahasan, merentang dari isu perkotaan hingga kebencanaan, dari kesejahteraan desa hingga literasi media dan aktivisme sosial.

Anda bisa ikuti dan terlibat aktif dalam setiap sesi diskusi dan lokakarya JMR 2016. Bisa tengok di sini agendanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *