20151206_161138

Bertemu Kawan Lama dan Baru di Jakarta

Diskusi #narasi dan bedah buku.

DATANG KE JAKARTA sebetulnya bertemu dengan teman-teman lama, atau teman baru yang kenal lebih dulu lewat jejaring sosial. Termasuk ketika empat editor Pindai punya agenda pada 5 & 6 Desember 2015.

Di acara Festival Pembaca Indonesia, yang digelar rutin setiap tahun sejak 2010, Pindai mengisi satu slot sesi workshop—demikian panitia menyebutnya (meski sebetulnya lebih pas sebagai diskusi)—tentang bagaimana jurnalisme naratif berkembang di era digital. Acara ini dibikin oleh komunitas Goodreads Indonesia, yang mengklaim memiliki “lebih dari 14.000 anggota terdaftar” di goodreads.com. Tema besar yang diusung tahun ini adalah “reading, caring, and sharing.”

Di acara itu, saya bertemu Aldo Zirsov, menyebut diri “book aficionado”, yang kisah pencarian buku-bukunya yang hilang dalam ekspedisi justru kemudian menemukan lingkaran pembaca dan pertemanan. Kisah ini ditulis oleh Maulida Sri Handayani untuk Pindai, Agustus lalu. Maulida datang pada acara itu, juga sejumlah kenalan lain, yang (sungguh mati) rupanya berniat juga mengikuti seleksi untuk mengisi kuota yang kami batasi 25 kursi. Nama-nama lain yang kami kenal, dan pernah menulis untuk Pindai, adalah Ardyan M. Erlangga, Fatimah Zahrah, Nuran Wibisono, dan Viriya Paramita. Viriya, biasa disapa Jawir (karena namanya sering disalahduga sebagai perempuan), baru saja menerbitkan buku perdananya lewat Hibah Buku Nonfiksi Pindai. Ada juga Aditia Purnomo, yang mengelola Jombloo.co dan kabarburuh.com. Partisipan lain adalah wartawan dan penulis traveling. (more…)