“Kami Hanya Mau Tanah Kami Kembali”

Sejak 1980an petani-petani di Takalar terusir dari lahan miliknya, dan menuntut perusahaan negara perkebunan tebu itu untuk menyerahkan kembali lahan mereka yang disewa, namun mereka menerima tahun-tahun intimidasi dan kekerasan.

Media dan Pilihan Politik Anak Muda

Pemilihan presiden 2014 lalu ditandai dengan kampanye hitam (smear campaign) yang semakin masif di berbagai media massa. Mereka yang potensinya paling besar terkena efek negatif pemberitaan media adalah anak-anak muda. Asumsi awalnya, kampanye hitam di media secara signifikan mempengaruhi pilihan politik anak-anak muda. Namun, penelitian ini membuktikan, meski pemuda menjadikan media sebagai sumber utama informasi politik, di saat yang bersamaan, mereka juga sadar bahwa media banyak dipenuhi kepentingan politik elite. Hal tersebut mengindikasikan bahwa anak-anak muda bisa membaca media secara kritis dengan tidak menelan informasi politik secara mentah-mentah.

Arus Balik di Teluk Benoa

Sejak ada rencana reklamasi Teluk Benoa oleh perusahaan milik Tomy Winata pada 2012, gelombang penolakan muncul di seluruh Bali—menghimpun lintas kelas sosial dan profesi yang tergabung dalam wadah ForBALI. Kendati ada intimidasi dan ancaman, suara perlawanan terus berdentang, dan tampaknya upaya pembatalan reklamsi masih panjang bahkan setelah presiden berganti.

Bau Tak Sedap Obat Rumahsakit

Laporan dari Portal KBR Beragam industri farmasi melakukan pendekatan ke rumahsakit maupun dokter untuk menjual obatnya ke pasien, cara pintas meraup laba kendati melanggar hukum.   DI...

Tak Berdaya di Tangan Tenaga Medis

Laporan dari Antara Bidan dan dokter kerapklai main mata saat menangani ibu hamil, mereka mendorong persalinan lewat operasi caesar, kendati si pasien menolak. Angka lahir...