Sudut Pandang

Uğur Mumcu dan Mereka yang Dilenyapkan

Pemasungan terhadap kebebasan berekspresi di Turki.

Masa Depan Narasi

Genre jurnalisme naratif lebih luwes diterapkan berkat perubahan yang dibawa oleh internet, dan bahkan bentuk penyampaiannya bisa lebih berwarna dengan mengintegrasikan perkakas interaktif dan multimedia.

Paranoid Indonesia, Nestapa Papua

Meski Presiden Jokowi menyatakan Papua “terbuka” tapi kenyataannya wartawan internasional tetap dibatasi liputan ke Papua.

Terbaik dari Pindai Selama 2015

21 naskah pilihan favorit kami tahun ini. Pindai merilis 43 artikel sepanjang 2015. Panjangnya, bila dihitung, 94.735 kata dari 36 penulis yang mengisi tiga rubrik,...

‘Menari di Medan yang Riuh’

“Tulisan perjalanan yang baik, seperti halnya tulisan di genre lain, akan dihasilkan oleh mereka yang memang terus mengasah kemampuan menulisnya.”

Di Balik Buku “Menjejal Jakarta”: dari Suciwati hingga Jokowi

“Dua syarat sederhana untuk menulis dengan baik: Anda harus tahu dan Anda harus berani.”
Orhan Pamuk, 8 Tahun Dipenjara Buku

Orhan Pamuk, 8 Tahun Dipenjara Buku

Orhan Pamuk mengurung diri selama 8 tahun dengan buku-buku, sebelum akhirnya menerbitkan karya perdananya.
Wisata Sumur

Wisata Sumur

Sebuah panduan rekreasi terhadap warisan agung Haji Muhammad Soeharto.
Dari Hugo hingga Pram

Dari Hugo hingga Pram

Pengalaman membaca buku di masa Orde Baru.

Hatta Terasuk Panggilan Tanah Air

Ketika memutuskan menuruti “panggilan Tanah Air”, menulis menjadi salah satu yang ia tempuh. Tiga magnum opus-nya justru ditulis ketika mahasiswa. Salah satunya Indonesia Vrij, pidato pembelaan yang tajam.

Naskah Terkini

Maha Pembentuk Rupa

Seorang dosen seni di Yogyakarta memilih tidak lagi menggambar figur makhluk bernyawa karena keyakinan politik agamanya.
Imajinasi Poso © Gery Paulandhika

Imajinasi Poso